Pemerintahan 24 Apr 2026

Sekda Jembrana Tekankan Disiplin ASN: Jadi Pelopor Kebersihan dan Percepat Kinerja Triwulan II

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
Sekda Jembrana Tekankan Disiplin ASN: Jadi Pelopor Kebersihan dan Percepat Kinerja Triwulan II

"Sekda juga menekankan bahwa ASN harus berperan aktif di tengah masyarakat, termasuk terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama kelompok Kulkul PKK di desa atau banjar masing-masing, khususnya pada Minggu pertama setiap bulan."

Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat budaya kerja yang sehat, disiplin, dan produktif melalui kegiatan senam pagi serta gotong royong bersama yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Jembrana, Jumat (24/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Jembrana.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana memberikan arahan strategis terkait peningkatan kedisiplinan pegawai, penguatan budaya kebersihan, serta percepatan realisasi program kerja pada Triwulan II tahun 2026.

Mengawali arahannya, Sekda menegaskan pentingnya menjaga kebugaran fisik sebagai fondasi utama produktivitas kerja. Ia mengingatkan agar kegiatan olahraga bersama tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

“Kesehatan adalah modal utama dalam bekerja. Jika fisik tidak bugar, maka produktivitas juga akan menurun. Karena itu, seluruh pegawai diminta lebih serius dalam mengikuti kegiatan olahraga,” tegasnya.

Selain itu, Sekda juga kembali menegaskan komitmen terhadap gerakan kebersihan lingkungan melalui penguatan program rutin “Selasa Asri” dan “Jumat Bersih”. Kedua program tersebut diharapkan menjadi budaya kerja yang konsisten, baik di lingkungan kantor maupun ruang publik.

Pada aspek pengelolaan sampah, ASN diminta menjadi contoh dalam penerapan pola penanganan sampah berbasis sumber. Bagi pegawai yang tinggal di wilayah perkotaan, diarahkan untuk menerapkan konsep “Teba Modern” atau menyediakan tempat sampah terpilah di rumah. Sementara bagi ASN di wilayah pedesaan, didorong untuk tetap melestarikan “Teba Tradisional” sebagai bentuk pengolahan limbah organik secara alami.

Sekda juga menekankan bahwa ASN harus berperan aktif di tengah masyarakat, termasuk terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama kelompok Kulkul PKK di desa atau banjar masing-masing, khususnya pada Minggu pertama setiap bulan.

“ASN harus menjadi pionir, bukan hanya di lingkungan kerja, tetapi juga di tengah masyarakat. Kehadiran ASN sebagai penggerak kebersihan akan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Memasuki Triwulan II, seluruh perangkat daerah diminta untuk segera mempercepat pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Sekda menekankan pentingnya menghindari budaya menunda pekerjaan agar target organisasi dapat tercapai secara optimal.

Arahan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, bersih, disiplin, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Galeri Foto